:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2370241/original/075998100_1538190383-20180929-Setelah-Gempa-dan-Tsunami-Melanda-Palu-AFP-9.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Gempa Donggala dan tsunami yang menerjang kawasan Palu Sulawesi Tengah telah menewaskan ratusan orang. Puluhan jenazah tersebut kini telah berhasil diidentifikasi.
"Korban gempa dan tsunami di Kota Palu terus bertambah. RS Bhayangkara Palu saat ini jumlah 261, dan masih terus bertambah. Kemarin sudah diidentifikasi 87 jenazah oleh Tim DVI Polri. Proses identifikasi terus dilaksanakan," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugrohon dalam akun twitternya, yang dikutip Liputan6.com, Minggu (30/9/2018).
Sementara itu, proses evakuasi para korban di Hotel Roa-Roa masih terus berlangsung. Basarnas memperkirakan ada puluhan orang yang tertimbun dalam bangunan tersebut.
"Evakuasi korban tertimbun gempa di Hotel Roa-Roa Kota Palu terus dilakukan Tim SAR Gabungan dikoordinir Basarnas. Diperkiran terdapat 50 orang di bawah reruntuhan bangunan. Alat berat diperlukan untuk evakuasi," tulis Sutopo.
Hotel Roa-Roa yang terletak di Jalan Pattimura itu berlantai delapan. Bangunan itu rata dengan tanah. Hotel yang memiliki 80 kamar itu terdapat 76 kamar yang terisi oleh tamu hotel yang menginap.
Saksikan video menarik berikut ini:
Korban gempa di Palu masih trauma untuk kembali ke rumah mereka. Warga lebih memilih bertahan di tenda pengungsian meski tak ada penerangan.
Bagikan Berita Ini
0 Response to "87 Jenazah Korban Gempa dan Tsunami Palu Telah Teridentifikasi"
Post a Comment