:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1974501/original/081878900_1520504590-SPT-Pajak5.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo minta komisi VIII DPR memanggil menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Hal ini terkait rilis rekomendasi 200 nama mubalig.
Menurut dia, kebijakan Kementerian Agama itu sebaiknya dirembukkan di komisi VIII DPR, yang membidangi agama. Seperti diketahui, langkah Kemenag mengeluarkan daftar 200 rekomendasi mubalig memicu polemik.
"Saya minta komisi terkait untuk memanggil dan minta penjelasan menteri dan kita selesaikan putusannya di komisi. Saya kan cuma jubir," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2018).
Bamsoet, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Menag Lukman Hakim punya maksud baik di balik daftar rekomendasi 200 mubalig itu. Namun, dia khawatir hal ini malah menimbulkan keresahan antarumat beragama.
"Sebetulnya apa yang dilakukan menteri agama pasti niatnya baik, tapi yang kita khawatirkan adalah usaha untuk menyelesaikan masalah justru menimbulkan masalah," ucapnya.
"Untuk itu saya mendorong Kemenag dan komisi terkait mengadakan rapat dan meminta penjelasan Menag dan menjelaskan secara terbuka kepada publik agar tidak ada lagi keresahan di antara para ulama kita," tandas Bamsoet.
Saksikan video pilihan di bawah ini
Kalo Berita nya Ga lengkap buka link di samping https://www.liputan6.com/news/read/3533422/daftar-200-mubalig-jadi-polemik-ketua-dpr-minta-komisi-viii-panggil-menagBagikan Berita Ini
0 Response to "Daftar 200 Mubalig Jadi Polemik, Ketua DPR Minta Komisi VIII Panggil Menag"
Post a Comment